Bagaimana GPMN Membumikan Nilai Luhur Pancasila? Ini Kata Ketua DPW Jatim

0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

BLITAR – Ketua DPW GPMN Jatim, Aliem Koko, siap mengawal kebijakan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila di daerah tersebut. “Selamat Hari Lahir Pancasila, dasar negara, falsafah bangsa, pandangan hidup bangsa atau way of life. Kami kader Gema Perjuangan Maharani Nusantara akan terus bergerak, membumikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam praktik tindakan,” katanya di Blitar, Kamis (2/6/2022).

Aliem, mengatakan, menyambut hari lahir Pancasila tahun ini, GPMN Jatim melakukan kontemplasi dan refleksi terhadap implementasinya dalam tindakan keseharian. Terutama, mengawal kebijakan-kebijakan Pemprov Jatim yang berbasiskan kepentingan dan kemakmuran masyarakat setempat.

Pancasila, lanjut dia,pertama kali dicetuskan oleh Presiden RI pertama Soekarno pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945 menjadi dasar negara yang telah menyatukan dan membawa bangsa melewati tantangan demi tantangan. “Pancasila digali oleh Bung Karno dari kearifan masyarakat Indonesia, melalui permenungan yang mendalam. Bung Karno, telah mewariskan nilai-nilai luhur, pandangan hidup, yang harus dirawat dari generasi ke generasi untuk menjaga Indonesia,” ujar Aliem.

Aliem, yang juga Founder Gerakan Cinta Duafa ini, mengatakan, Pancasila tentu saja harus diimplementasikan dalam tindakan. Baik perilaku sehari-hari atau dalam tindakan politik melalui kebijakan sesuai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, GPMN terus membumikan Pancasila melalui pengawalan terhadap kebijakan-kebijakan pro rakyat di Jawa Timur, yang dapat dirasakan masyarakat keseluruhan, tanpa diskriminasi.

“Kebijakan itu, misalnya, pendidikan dan kesehatan gratis, penataan ruang hidup ramah lingkungan, distribusi makanan gratis tiap hari untuk warga kurang mampu, penguatan ekonomi rakyat kecil, hingga menjaga Jawa Timur sebagai kawasan multikultur adalah sebagian kebijakan yang pro Pancasila,” kata Aliem.

Aliem lantas menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila sendiri merujuk pada pidato Bung Karno di depan sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945. Dalam pidatonya yang panjang, Bung Karno memperkenalkan istilah Pancasila sebagai falsafah hidup sekaligus dasar negara Indonesia, serta menguraikan lima sila dari Pancasila.

Kemudian, Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, yang diperingati secara Nasional. Presiden Jokowi juga menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur Nasional.

“Pada Hari Lahir Pancasila ini, DPW GPMN Jatim juga menggelar webinar atau diskusi daring dengan kalangan anak-anak muda, para kader dan pengurus GPMN. Tentang aktualisasi Pancasila di era globalisasi,” kata Aliem Koko.

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *