Isu di Facebook adalah Tuduhan Tanpa Bukti, Semoga Warga Tidak Terprovokasi

Read Time:1 Minute, 14 Second

BONDOWOSO – Kepala Desa (Kades) Dawuhan Kecamatan Tenggarang sempat dituduh menahan undangan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Bantuan Sosial Tunai yang dikucurkan dari Dinas Sosial Kabupaten Bondowoso yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia melewati beberapa tahapan, perhari Rabu tanggal 9 Maret 2022 sudah terealisasikan pada tahap lima.

Penerima manfaat yang sudah terealisasi mencapai 324 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan sisa 5 karena penerima tersebut sudah meninggal dan kerja di luar negeri. “Sementara perhari ini BST yang sudah sampai ke penerima mencapai 324 di tahap lima (5) tapi sebagian di kembalikan ke Pos yaitu 5 penerima dikarenakan KPM nya tidak ada karena meninggal dan kerja di luar negeri,” terang Khofidal Ahkam, Kades Dawuhan.

Terkait isu yang beredar di media sosial (Facebook) bahwa Kades Dawuhan yang menahan undangan untuk penerima manfaat itu tidak benar dan hanya isu dan tuduhan yang tidak ada bukti, dan Pak Kades menghimbau kepada warga Dawuhan supaya tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab supaya desa tetap kondusif.

“Saya tidak pernah menahan undangan kepada KPM dari Pos, seperti isu yang beredar di Facebook itu tidak benar, itu tuduhan tanpa bukti. Saya menghimbau kepada warga supaya tidak terprovokasi oleh oknum yang sengaja mau menjatuhkan, supaya desa tetap kondusif,” tegas Pak Kades.

“Saya menyikapi isu miring ini dengan legowo, yang penting saya tidak merasa melakukan apa yang mereka tuduhkan ke saya, dan bagi warga yang ingin bertanya terkait apa saja monggo ke Kantor Desa, biar tidak ada dusta di antara kita,” tambah Kades muda bertalenta itu.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan