Rute Gowes 15 Kilometer Dijaga Banser

Read Time:2 Minute, 19 Second

Untuk pertama kalinya di Indonesia gowes berjamaah di laksanakan di bumi solawat nariyah Situbondo, Kamis 5 September 2019. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengurus martab markazi pusat dan pengurus hawari Hai’ah ash-Showah cabang Situbondo dan bondowoso yang terdiri dari para habaib dan kiai se-Indonesia lulusan Abuya al-Maliki, merupakan salah satu dari berbagai rentetan kegiatan pada acara olimpiade mafahim nasional ke-3 2019 (OMNAS’19) yang di gelar selama tiga hari (3-5 September) di pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

Pada pukul 04:30 WIB para peserta mulai berdatangan ke lokasi parkir religi P2S3 yang merupakan tempat pelepasan peserta gowes, informasi yang kami terima sebelum kegiatan tersebut, hanya akan diikuti oleh pengurus martab markazi dan hawari Hai’ah ash-Shofwah cabang Situbondo dan Bondowoso. Namun, berdasarkan liputan yang kami lakukan ternyata banyak komunitas sepeda gunung dan komunitas sepeda ontel yang turut hadir meramaikan suasana, pukul 05:00 WIB pengasuh pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo KHR. Ach. Azaim Ibrahimy dan KH. Ihya’ Ulumuddin beserta rombongan hadir ke tempat acara.

Awalnya kegiatan gowes dimulai dengan acara semi seremonial, dimulai dengan pembacaan tawasul kepada para nabi dan masyaikh, arahan singkat dan pembacaan do’a. Setelah itu, dilakukan pelepasan oleh KH. Ihya’ Ulumuddin selaku pimpinan tertinggi Hai’ah ash-Shofwah al-Malikiyah. Perjalanan sejauh 15 km, rute yang akan di lalui para peserta, di jaga oleh pasukan banser Nahdlatul Ulama’ untuk menjaga keselamatan para habaib dan kiai yang turut ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Mengingat medan yang cukup sulit panitia telah menyiapkan 3 pos peristirahatan, sebuah ambulan dan beberapa tim medis bagi para habaib, para kiai dan semua peserta gowes. Sesampai garis finis di wisata Samir Situbondo para peserta disuguhkan olahraga memanah serta hidangan siap saji, terlihat para peserta sangat antusias dan penuh kegembiraan. Sekitar 45 menit di lokasi finis KH. Ihya’ Ulumuddin, KHR. Ach. Azaim Ibrahimy beserta rombongan bertolak kembali ke pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah denga mamakai sepeda gunung, dalam kegiatan itu ada peristiwa unik yang terjadi, ternyata sepeda gunung yang di pakai para habaib dan para kiai merupakan sumbangan dari seorang non muslim (Tionghoa) secara sukarela.

Selama perjalanan pulang terjadi insiden kecil, setidaknya ada peserta gowes terjatuh, dalam kejadian itu peserta yang mengalami musibah langsung ditangani tim medis dengan sigap. Di tengah perjalanan banyak masyarakat yang menyaksikan dari pinggir jalan bahkan ada beberapa yang memberikan makanan dan minuman kepada para peserta gowes secara cuma-cuma.

Tepat pukul 10:20 WIB para peserta sampai di pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan langsung menuju depan kampus Universitas Ibrahimy. Kegiatan tersebut di tutup dengan pembacaan solawat kepada nabi oleh para habaib dan para kiai dan dilakukan sesi foto bersama seluruh pengurus martab markazi, pengurus hawari Hai’ah ash-Shofwah al-Maliki dan panitia lokal secara serentak. Demikian laporan yang dapat saya sampaikan.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan