Dugaan KDRT, Dari Polsek Sukapura Lanjut PPA Polres Probolinggo

Read Time:1 Minute, 7 Second

Warga Sukapura sedikit lega dengan penanganan Polsek yang sigap dan tanggap dalam meluruskan permasalahan pada tempatnya. Terbukti, belum sebulan Polsek Sukapura sudah menuntaskan dua kasus.

Menurut Kanit Polsek Sukapura masalah ini sudah ditangani oleh PPA Polres Probolinggo. “Kami di Polsek hanya membantu dalam proses administrasi dan beberapa pencegahan, namun korban bersikukuh melanjutkan permasalahan ini,” jelasnya.

Wanita berinisial SP merupakan satu dari sekian banyak wanita yang mengalami kekerasan rumah tangga atau KDRT. Namun dia tidak tinggal diam, SP memilih bangkit untuk melanjutkan hidup bersama buah hatinya.

Menceritakan kisahnya kepada awak media SP bersama keluarganya mengungkapkan sebelum menikah suaminya bernama ST bersikap normal. Hingga mempunyai buah hati namun lama kelamaan sikap mulai kasar dan sering main tangan.

“Saya pulang kerja dihadang di pertigaan samping rumah, disana saya dipukul hingga lengan sebelah kanan sakit dan perut saya diinjak,” pengakuan SP sambil menangis.

Paman korban Ponat, yang juga mengantar ke Mapolsek Sukapura agar ditindak lanjuti secara hukum mengatakan bahwa sudah di luar batas kewajaran jika keponakannya di pukul di depan umum. “Kalau memang sudah tidak mau dengan keponakan saya kenapa tidak cerai, kenapa harus di pukul,” tanyanya.

Menurut Kepala Desa Sapikerep Suwandi menjelaskan ini sudah beberapa kali terjadi. “Dikumpulkan di balai desa sudah 3 kali dan sekarang terjadi lagi. Kalau memang harus ke ranah hukum, biar kapok dan bisa buat pelajaran. Saya capek memberi tahu dan membinanya,” keluh Kades.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan