GMBI Jember: Ada Dugaan Pelanggaran Ijin Tambang di Gunung Sadeng

Read Time:1 Minute, 11 Second

Managemen PT. Simasco Puger melarang wartawan atau media untuk ikut Sidak rombongan DPRD Jember ke lokasi pabrik Semen PT. Simasco, Senin siang (15/2/2021).

Gembong Alam, anggota DPRD partai Nasdem menegaskan kalau media dan wartawan tidak boleh ikut masuk kami dari DPRD tidak juga perlu masuk, biar rapat diluar sini saja, kata Gembong Alam, anggota DPRD Jember partai Nasdem. Hal ini juga diperkuat H. Mujibur Rohman atau Sucipto, anggota DPRD Partai Golkar.

Menurut kedua legisator ini, sekarang sudah eranya keterbukaan informasi, malahan sudah ada UU yang mengatur tersebut.

Senada dengan Nailil Gufron, ketua GMBI Distrik Jember bahwa PT. bahwa PT. Imasco yang tertutup, jangan sampai negara dalam negara. Kesan ini sudah diketahui masyarakat, kalau perusahaan Asing Cina Tiongkok seperti terjadi di banyak tempat lainnya, sangat tertutup. Termasuk tarhadap akses media dan wartawan.

Ada dugaan tertutupnya akses ke wartawan yang mengikut kunjungan rombongan DPRD oleh pihak.managemen PT Imasco karena banyak pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Imasco. Diantaranya pemecatan tenaga lokal sewenang-wenang, banyaknya status TKA Cina Tiongkok bekerja di pabrik PT.

Gufron yang datang mengikuti kunjungan Sidak DPRD juga diblokir ikut masuk ke dalam pabrik PT Simasco. Bahkan pihak GMBI berjumlah sepuluh orang lebih melakukan aksi membentangkan poster di depan pintu gerbang pabrik PT. Imasco. Ada pelanggaran ijin penambangan berbahan batu kapur dr areal Gunung Sadeng, pengambilan bahan baku tanah klei secara ilegal, merusak dan berdampa lingkungan, polusi debu dan terjadi perusakan tambang tanpa reklamasi dan reboisasi.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan