Tindakan Penyidik Polsek Sukowono Diduga Melanggar Instruksi Presiden Jokowi

Read Time:2 Minute, 15 Second

Tanggal 1 Juli 2020 diperingati sebagai Hari Bhayangkara oleh seluruh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara 2020, Presiden RI Joko Widodo memberikan tujuh intruksi sebagai pedoman pelaksanaan tugas Polri pada peringatan ke-74 Hari Bhayangkara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7).

Tepat dua pekan usai Hari Bhayangkara, Ali Safit Tarmidzi,SH,MH, Ketua LBH Pospera Jember, mendampingi kliennya Wahyuni (27), warga Kalisat, mendatangi kantor Propam Polres Jember, Senin (14/7) melaporkan Pejabat Sementara (PS) Kanit Reskrim Polsek Sukowono, Bripka M.Nur Afandi,SH NRP. 83020885 atas dugaan penangkapan yang tidak prosedural.

“Penangkapan yang sesuai SOP itu ada Sprinkap dan tidak diborgol di depan anak dibawah umur,” ketus Advokat Ali Safit saat diwawancarai besuki.id di kantornya kemarin.

Advokat lulusan S-2 UIN Walisongo Semarang itu kecewa dengan cara kerja yang tidak profesional dari oknum penyidik Polsek Sukowono. Penangkapan dihadapan balita bisa menjadi trauma berkepanjangan. “Kalau sudah demikian siapa yang mau bertanggung jawab,” geramnya.

Dilansir dari harian Pojok Kiri dan metrosoerya.net kasus ini murni tidak ada surat penangkapan. Tersangka langsung ditangkap dan diborgol, padahal yang terlapor adalah Sang Istri. Sementara PS Kanit Reskrim Polsek Sukowono membantah jika pihaknya bekerja secara tidak prosedural. “Kita menangkap tersangka berdasar surat laporan dan surat perintah,” tegasnya.

“Tersangka sudah membaca surat perintah tugas penangkapan yang kami baca. Ada dua orang yang kita amankan kemarin, namun si suami mengaku tidak tahu-menahu terkait kejadian pencurian ini,” tambahnya.

DPC Pospera Jember sebagai organ pendukung Presiden Joko Widodo menyayangkan kejadian ini. Melalui M.Samsul, Wakil Ketua ormas tersebut, mendesak agar Propam Polres Jember segera menindak lanjuti atau memberikan atensi untuk menyelesaikan dugaan penangkapan tanpa prosedural yang sudah dilaporkan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pospera Jember, Ali Safit Tarmidzi.

“Ada tujuh instruksi Presiden Jokowi di Hari Bhayangkara 1 Juli 2020, pertama Polri terus memegang teguh serta mengamalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menjaga kehormatan, kepercayaan dan kebanggaan sebagai anggota Polri. Yang kedua Polri terus melakukan reformasi diri secara total, membangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel serta membangun kultur kerja Polri yang profesional, modern dan terpercaya,” kata Samsul.

Ketiga adalah Polri terus memantabkan soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI dan seluruh elemen Pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Keempat bahwa Polri menerapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat. Kelima terus meningkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional, melakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat,” paparnya.

Instruksi yang ke enam terus menjaga kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari COVID-19. Terakhir harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan