Pandemi Harus Menjadi Bahan Evaluasi Keperawatan di Indonesia, Ini Kata GPMN

0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

MALANG – Ketua DPD GPMN Malang, Suroso Santoso, mengharapkan pandemi Covid-19 yang kini sudah mulai melandai bisa menjadi evaluasi pentingnya investasi keperawatan di Indonesia. Suroso mengatakan bahwa peran perawat di Tanah Air dalam 2 tahun terakhir sangat penting untuk merawat pasien Covid-19.

“Masuknya Covid-19 ke Indonesia memang tidak bisa dihindari. Akan tetapi, berkat peran para perawat dan dokter, banyak pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat yang akhirnya bisa sembuh,” kata Suroso dalam keterangan tertulisnya di Kepanjen, Jum’at (13/5/2022).

Oleh karena itu, peran perawat perlu diapresiasi, terutama pada masa pandemi, karena mereka yang berinteraksi langsung dengan pasien di garis depan. Menurut Suroso, terlepas dari kerja keras para perawat dalam menangani pandemi Covid-19, Indonesia tetap kewalahan saat penularan virus corona dua kali mencapai puncaknya. Saat itu banyak perawat yang harus bekerja lembur, bahkan sampai harus tertular Covid-19 dan ikut menjadi korban meninggal dunia.

“Kedepannya hal seperti itu tidak boleh lagi terjadi. Oleh karena itu, penting bagi Pemerintah melakukan investasi keperawatan,” kata aktivis Gerakan Cinta Duafa ini.

Melalui investasi keperawatan, menurutnya, Pemerintah harus memastikan bahwa jumlah perawat bisa mencukupi jika kembali terjadi outbreak (kejadian luar biasa) penyakit menular. Ditekankan pula bahwa perawat harus diberikan dukungan yang memadai baik dari segi pendidikan, kesejahteraan, hingga alat-alat medis yang digunakan. “Pemerintah harus menaruh perhatian lebih pada nasib perawat,” katanya.

Dirinya mengatakan bahwa Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan memang sudah memberikan kepastian hukum bagi profesi perawat.
Kini, lanjut dia, pekerjaan rumah pemerintah adalah memastikan bahwa payung hukum dalam UU itu benar-benar dijalankan demi kemajuan para perawat di Tanah Air.

“Saya ingin jangan sampai ada lagi cerita perawat yang tidak sejahtera. Tugas perawat ini sangat mulia. Tanpa perawat yang andal, dokter juga tentunya tak bisa bekerja maksimal dalam menolong pasien,” ucap Ketua Rumah Sahabat Faida Kabupaten Malang ini.

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *