Varian Baru Kuliner Tahu

Read Time:1 Minute, 15 Second

Orang Kediri mengklaim sebagai kota pertama di Nusantara yang mengenal tahu. Tentara Kubilai Khan membawa kuliner tertua ini pada tahun 1292. Kata tahu berasal dari bahasa Tionghoa yakni: tao-hu atau teu-hu, secara harfiah tahu adalah makanan yang bahan bakunya kedelai yang dihancurkan menjadi bubur.

Tidak ada “darah” Kediri yang mengalir pada Inna Hayati, owner Tahu Walik Ponk-Q. Ibu 2 anak itu keturunan Astubo, pelayar Minangkabau yang bermukim di Besuki sejak tahun 1800. Jiwa dagang dan keberanian merantau mendarah daging. Usaha mikro ini baru saja merelease Tahu Bakar Ponk-Q, varian terbaru yang semakin disuka.

Buka setiap jam 17:00 sampai 23:00 di depan name board DPRD Jember Jalan Kalimantan. Penikmat tahu ponk-q akan disuguhi pemandangan bundaran dpr bila singgah disana. “Saya bersyukur lokasi ini strategis, memudahkan pelanggan kami,” katanya.

Proses pembuatan Ponk-Q adalah tahu goreng yang fresh dibalik. Diisi dengan campuran daging sapi atau ayam sesuai selera. Kemudian diproses menjadi daging pentol sebagai bahan isi. Daging digiling bersama dengan bahan-bahan lain seperti telur, tepung tapioka, bawang putih, penyedap rasa, garam dan lada. Setelah semua tahu diisi dengan daging pentol olahan langsung bisa digoreng atau dikukus sesuai selera. “Nanti hasilnya bisa kita santap bersama saos cabe, mayonais, saos tomat atau cabe rawit,” papar Inna.

Sebagai penerima KUR dari BRI Tahu Ponk-Q sempat diundang untuk menyajikan kuliner alternatif ini kepada para tamu undangan dan karyawan pada sebuah event di pelataran kantor cabang Bank Rakyat Indonesia Jember. Respon positif dan pujian menuai semakin banyak pelanggan.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Varian Baru Kuliner Tahu

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: