Jember Belum Punya Perda Perlindungan Anak, Dawuhanmangli Siap Bikin Perdesnya

Read Time:59 Second

Program Pencegahan dan Penarikan Pekerja Anak Sektor Pertanian dari LPKP Jatim dan YPSM Jember didukung JARAK (Jaringan Anti Pekerja Anak) Jakarta berlokasi di Kecamatan Sukowono ada di Desa Dawuhanmangli dan Desa Arjasa. Sedangkan yang di Kecamatan Puger ada di Desa Wringintelu dan Desa Wonosari.

“Jadi yang disebut penarikan itu adalah mengembalikan anak putus sekolah yang bekerja di sektor pertanian tembakau untuk kembali melanjutkan sekolahnya,” ungkap Totok Purwanto, aktivis YPSM Jember.

Program ini adalah untuk anak, anak adalah umur 18 tahun kebawah sesuai Konvensi ILO dan KHA. Juga sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, jadi yang disebut anak adalah umur 0 sampai 18 tahun, pun termasuk yang masih ada di dalam kandungan.

“Program kami ini mendukung program kabupaten layak anak. Indikator layak anak diukur dari desa. Jember masih disebut kabupaten layak anak tingkat pratama karena belum Perda tentang perlindungan anak,” ujar Totok.

Sudah ada komitmen dari Kepala Desa Dawuhanmangli Kecamatan Sukowono Jember untuk membuat Perdes Perlindungan Anak atau juga bisa disebut Perdes Desa Layak Anak.

Program ini akan berdurasi selama 3 tahun, jadi total akan ada 10 desa dampingan yang akan diwujudkan menjadi desa layak anak. Ini akan menjadi kontribusi terhadap Kabupaten Jember sebagai Kabupaten Layak Anak.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

2 tanggapan untuk “Jember Belum Punya Perda Perlindungan Anak, Dawuhanmangli Siap Bikin Perdesnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: