Mahasiswa KKN Unej Terapkan Aplikasi Online Dalam Belajar Siswa

Read Time:2 Minute, 27 Second

Pandemi virus covid-19 di Indonesia sejak awal tahun 2020 berdampak pada sektor pendidikan di seluruh penjuru Indonesia, tak terkecuali pada kelurahan Tegal Besar. Empat bulan yang lalu, sebagian besar sekolah-sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi telah menutup sistem PBM (Proses Belajar Mengajar) secara tatap muka menjadi sistem pembelajaran daring. Proses peralihan pembelajaran menjadi online memaksa berbagai pihak untuk dapat mengikuti proses dan alurnya, sehingga terlaksana dengan baik. Sistem ini tidak berjalan seperti yang kita bayangkan, bahkan seluruh pihak mengalami kesulitan sebagai contoh Santi Devi Novitasari (36) dan M.Sulthon Difullah Fawaz (14) . Hal ini menjadi perhatian salah satu mahasiswa KKN dari kelompok 60 bernama Amalia Fafa Putri atau yang lebih akrab disapa dengan nama Fafa (21) di bawah bimbingan Bapak Ir. Sundahri, PGDip.Agr.Sc., M.P. untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran daring saat pandemi Covid-19 dengan melakukan program kerja KKN Universitas Jember Back to Village di Kelurahan Tegal Besar tepatnya di Perumahan Istana Tegal Besar Jember.

Program kerja yang dilakukan Fafa, dilaksanakan selama 6 minggu dengan sasaran program yaitu siswa Sekolah Menengah Pertama kelas 8 dan orang tua siswa. Alasan pemilihan sasaran di lingkungan Kelurahan Tegal Besar ini karena adanya siswa dan orang tua yang belum mengerti pentingnya peran teknologi dalam kegiatan pembelajaran, serta kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang edukasi pemanfaatan teknologi dalam menghadapi sistem pembelajaran daring saat Covid-19. Teknologi untuk pembelajaran yang dimanfaatkan dalam kegiatan ini yaitu Zenius, Kahoot, YouTube dan Zoom.

Program kerja KKN yang telah dilaksanakan oleh Fafa yaitu, “Pengenalan dan cara penggunaan Zoom dan Kahoot” untuk membantu siswa dalam melakukan pembelajaran saat pandemi Covid-19. Selain itu, Fafa juga telah melaksanakan kelas offline dan online, antara lain, “Pengenalan Zoom sebagai Media Pembelajaran” yang dilakukan di minggu ketiga, 21 Juli 2020. Kelas offline kedua yaitu “Zenius dan YouTube sebagai Aplikasi Pendukung Pembelajaran saat Covid-19” yang dilakukan pada minggu ke lima, 30 Juli 2020. Kelas offline ketiga yaitu, “Belajar Asik dengan Kahoot” yang dilaksanakan pada minggu kelima, 3 Agustus 2020. Kelas online dilaksanakan pada minggu kelima dengan judul “Cara Jitu Manajemen Waktu Belajar Saat Covid-19” dilaksanakan pada 1 Agustus 2020 melalui media Zoom. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari Santi Devi dan M. Sulthon dengan ditunjukkannya antusiasme dalam mengikuti program kerja yang dilakukan setiap minggunya.

“Saya sangat terbantu dengan program-progam yang telah disusun oleh mahasiswa KKN, seperti mengenalkan Zoom, Kahoot, Zenius bahkan Youtube-pun ternyata bisa dimanfaatkan” tutur Santi Devi. “Kini saya lebih memahami cara memanfaatkan aplikasi online dalam proses pembelajaran anak saya” imbuhnya. Program kerja yang telah dilaksanakan tentang pemanfaatan aplikasi untuk mendukung sistem pembelajaran daring saat Covid-19 telah membantu siswa dan orang tua dalam kegiatan belajar terutama membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan oleh guru, sehingga kegiatan belajar dengan sistem pembelajaran daring dapat berjalan secara optimal. Selain edukasi terhadap siswa dalam kegiatan pembelajaran daring, Fafa juga mengedukasi kepada Santi Devi dan M.Sulthon tentang pentingnya protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam kehidupan sehari-hari.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan