Berdiri Tegak di Tengah Jalan Menolak Tambang, Kades Muhamad Membela Aspirasi Warga

Read Time:1 Minute, 25 Second

Puluhan warga dari dua desa yakni Desa Patemon dan Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo, Jum’at (4/10) memblokade akses jalan keluar masuk lokasi tambang galian C di Desa Patemon. Dengan menggunakan bambu portal menutup akses jalan pertambangan itu, mereka juga menutup jalan dengan berdiri tegak di tengah jalan.

Warga yang sengaja menutup akses menuju ke areal tambang, karena keberadaan tambang dan truk pengangkut sirtu, dianggap berdampak buruk bagi kelestarian alam dan lingkungan setempat. Sungai Pancar Glagas adalah lokasi yang di tambang tersebut juga menuai pro dan kontra.

“Kami warga bersama pemuda menuntut agar tambang tersebut segera dihentikan atau ditutup jika memakai alat berat. Apalagi, tambang itu juga tak menguntungkan warga, kecuali menambang manual seperti perjanjian dari awal,” kata Muhri salah satu aktivis Desa Pakuniran.

Di ujung seluler Ponco sebagai Pejabat Sementara Desa Pakuniran menjelaskan dirinya tidak tahu masalah tambang tersebut. “Desa Pakuniran hanya kebetulan menjadi akses menuju galian c tersebut, untuk tambangnya ada di Desa Patemon Kulon,” jelas Ponco.

Adanya aksi ini dilakukan lantaran mengeringnya sumber mata air dan pertanian yang sangat sulit mendapatkan air. Mereka menuding aktivitas pertambangan galian C yang berlangsung menggunakan alat berat ini, pagi hari hingga sore hari, menjadi penyebab rusaknya jalan dan dampak negatif terhadap lingkungan lainnya.

Kepala Desa Patemon Muhamad juga ikut hadir di lokasi. Kades menjelaskan ke awak media dia hanya menyampaikan aspirasi masyarakat dan keluhan masyarakatnya. “Dimana tambang tersebut berdampak negatif bagi masyarakat sekitar, namun jika tidak memakai alat berat seperti bego mungkin akan lebih membantu masyarakat bekerja sekitar tambang tersebut,” katanya.

“Saat musim hujan air yang dari hulu mengarah ke pemukiman warga di sekitar Sungai Pancar Glagas, air menggerus pondasi rumah warga, itu yang menjadi keluhan warga di dua desa ini,” jelas Muhamad lagi.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan