Era Kejayaan Tembakau Lumajang Segera Bangkit Kembali

Read Time:1 Minute, 12 Second

Komoditi tembakau yang dibudidayakan petani Kabupaten Lumajang memiliki potensi yang besar sehingga Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menginginkan agar tembakau Lumajang kembali jaya seperti dulu. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Temu Lapang Penanganan Panen dan Pasca Panen Tembakau di Desa Sarikemuning, Senduro, Kamis (08/08/2019).

Bunda Indah mengungkapkan bahwa Lumajang pernah menjadi produsen tembakau terbaik. Ada 4 jenis tembakau di Lumajang yakni, White Burley, Kasturi, Rajang Lokal dan Lumajang VO (Voor Oogs).

“Kita berupaya untuk pemerintah bisa ikut melakukan pembinaan, memfasilitasi para petani mengembalikan kejayaan di masa lalu bahwa Lumajang menghasilkan tembakau terbaik,” ujar Wabup.

Bahkan di era tahun 80an tembakau jenis Lumajang VO merupakan komoditas tembakau unggulan Lumajang. Jenis tembakau tersebut juga merupakan komoditas tembakau unggulan di Jawa Timur.

Lebih lanjut, Bunda Indah menginginkan pola kemitraan petani dengan perusahaan terjalin dengan baik agar produk tembakau yang dihasilkan oleh petani dapat dimaksimalkan. “Bagaimana kualitasnya dan lain – lain yang menjadi persyaratan tata niaga tembakau supaya kita enak tidak hanya menanam saja tetapi mendapatkan hasil yang melimpah dari tembakau,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyerahkan beberapa bantuan alat mesin pertanian kepada 8 Kelompok Tani yang bersumber dari APBD Pemkab. Lumajang, Provinsi Jawa Timur dan DBHCHT.

Dilaporkan oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Lumajang, Agus Susanto bahwa bantuan tersebut antara lain 5 Cultivator, 1 Hand Tractor, 4 ton Pupuk NPK, 6 Pompa Air, 4 Kendaraan Roda Tiga, 3 Mesin Rajang, 50 Para – Para dan Widik serta 20 unit Hand Sprayer Elektrik.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan