Kementan Targetkan Peningkatan Ekspor Tiga Kali Lipat

Read Time:4 Minute, 4 Second

Kementerian Pertanian telah memperkuat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan Program Kostratani, yaitu pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional ayang akan dipadukan dengan program Konstra Tani 2020. Pembangunan pertanian Indonesia ke depan mempunyai tiga tujuan utama antara lain, yaitu upaya menyediakan pangan bagi 267 juta jiwa rakyat Indonesia, berikutnya mengarah pada tujuan meningkatkan pendapatan petani, dan target produksi untuk meningkatan ekspor 3 kali lipat dari sekarang. Untuk mencapai tujuan ini harus ada upaya untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kontinunitas produksi pertanian.

Kementerian Pertanian (Kementan) bertekad menghasilkan sumber daya manusia pertanian profesional, mandiri dan berjiwa wirausaha melalui 3 pilar utama yaitu pendidikan, pelatihan dan penyuluhan pertanian sehingga dapat meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan pertanian. Untuk menghasilkan petani yang luar biasa kekinian, dibutuhkan penyuluh pertanian yang luar biasa. Hal seperti itu muncul dalam acara Pertemuan Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian Nasional Tahun 2020 di Bogor, 7 Desember 2019 yang lalu. Bahwa kata kunci pembangunan pertanian di era revolusi industri 4.0 ini mencakup urusan produktivitas, kualitas dan kontinuitas, untuk mencapainya dibutuhkan upaya yang luar biasa, terutama dari petani-petani muda dan penyuluh yang luar biasa dedikasinya demi kemajuan pertanian Indonesia.

Saat ini telah memasuki industri 4.0, yaitu berbagai macam kebutuhan dan kegiatan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi. Dalam waktu dekat kegiatan mendukung terwujudnya Kostratani dengan meningkatkan penguatan sarana dan prasarana, kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan hingga ke desa. Dengan demikian Kostratani dapat menjalankan perannya, yaitu sebagai: 1) Pusat Data dan informasi; 2) Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian; 3) Pusat Pembelajaran; 4) Pusat Konsultasi Agribisnis; dan 5) Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan. Dalam pelaksanaan Program Kostratani akan didukung oleh Kementerian Pertanian, antara lain Direktorat Jenderal Hortikultura dengan Program “Gedor Horti”
Gedor Horti perpanjangan dari “Gerakan Mendorong Produksi, Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura”, yaitu: 1) Mendorong peningkatan produksi 7% per tahun; 2) Mendorong gerakan tiga kali ekspor (gratieks); dan 3) Mendorong pemanfaatan KUR senilai Rp 6,39 triliun. Tentu saja dalam gerakan ini akan melibatkan pemuda-pemuda tani dan penyuluh pertanian agar targetan tersebut dapat tercapai sesuai yang direncanakan.

Langkah pertama dengan mendorong peningkatan produksi 7% setiap tahun akan difokuskan di program produksi hortikultura yang akan ditingkatkan diutamakan komoditi cabai besar, cabai rawit, dan bawang merah, mulai tahun 2020-2024 ditargetkan rata-rata kenaikan 7 juta ton per tahun. Cabai besar akan ditanam pada lahan seluas 152.932 ha di 32 provinsi yang tersebar di 234 kabupaten dan cabai rawit seluas 187.995 ha di 30 provinsi yang tersebar di 227 kabupaten. Caranya dengan: 1) Pengembangan kawasan rintisan dan kawasan yang sudah berkembang (korporasi); 2) Fasilitasi KUR dengan bunga rendah sebesar Rp 2,4 triliun (diupayakan bagi kelompok tani yang sudah mandiri) ; 3) Penyediaan benih unggul bersertifikat; 4) Penerapan teknologi budidaya ramah lingkungan; 5) Dukungan pengairan dan Alsin; 6) Penyediaan informasi Iklim dan DPI; dan 7) Penguatan SDM Petani dan Petugas Lapang Demplot Varietas unggul (Kostra Tani).

Langkah kedua yaitu mendorong Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), dengan targetan pada tahun 2020 komoditas hortikultura yang akan diekspor meliputi: 32.128 ton manggis, 2.433 ton mangga, 26.968 ton pisang, 400 ton durian, 257.149 ton nenas, 1.750 ton salak, 59 ton krisan, 60 ton dracaena semacam tanaman pembersih udara, 8.015 ton kunyit, 5.628 ton jahe, 6.826 kapulaga, 12 ton wortel, 45.086 ton kubis, dan 5.503 ton kentang.

Langkah ketiga adalah mendorong pemanfaatan KUR senilai Rp 6,39 triliun, karena Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa dimanfaatkan untuk mencapai target komoditas hortikultura disediakan sebesar Rp 6,39 triliun selama lima tahun kedepan 2020-2024. KUR tersebut untuk membiayai target pengembangan 13 komoditas hortikultura, kegiatan pemasaran hasil, serta alat mesin pengolahan dan pasca panen, dengan rincian seperti pada matrik berikut.

Langkah-langkah tersebut semakin mantap karena , Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan 11 kebutuhan bahan pokok untuk bulan puasa mendatang aman dan terkendali. Kepastian ini sekaligus menepis adanya kekhawatiran sebagian masyarakat atas minimnya bahan pangan pasca pengumuman dua kasus positif virus Corona di Indonesia. Kesebelas bahan pokok itu diantaranya bahan utama beras, kemudian jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi atau kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir dan minyak goreng masih dalam kondisi aman terkendali.

Menurut Iwan Kusuma, pendiri SEKTI (Serikat Tani Indipenden), program Konstra Tani yang melibatkan anak-anak petani muda, akan memperjelas posisi sebagai pendukung, karena organisasi masyarakat sipil yang bergerak dalam pengelolaan sumber-sumber agraria demi kesejahteraan petani merasakan gerakan “ruh”kebangkitan kemajuan pertanian Indonesia kedepan. Dalam hal ini supporting pemerintah dari mulai sumber manusianya, penyuluhnya serta asupan teknologi serta akses ekspor dan akses permodalan menjadi program utama kementrian pertanian ke depan perlu kita sinergiskan dengan kapasitas organisasi yang ada di wilayah republik ini. Kita mesti optimis bahwa program ini akan berhasil dan bermanfaat bagi kemajuan pertanian Indonesia.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan