Adu Bohir di Pilkades Kesilir

Read Time:2 Minute, 20 Second

Kades petahana trend elektabilitas suaranya mulai menurun, menurut pantauan Jaker Desa sudah dua tahun yang lalu. Dari data lapangan yang coba dalami ada beberapa kejadian yang mungkin menjadi kepercayaan publik terhadap Suyitno mengalami penurunan.

Dimulai dengan pelaksanaan proyek pembangunan desa yang tidak transparan akibatnya kurang mendapatkan kepercayaan warga desa. Kurang perhatiannya pada grup-grup kesenian yang diprakarsai oleh beberapa pemuda yang bersepakat untuk membangun seni budaya di desanya bahkan dari latar belakang yang beraneka latar belakang sosial ekonomi dan sikap politiknya.

Dan pada akhirnya panitia menetapkan cakades yang muncul menantang Suyitno, bisa jadi karena kurang puas dengan kerja-kerja Kades Kesilir ini.

Penantang pertama adalah Sucipto, salah satu calon yang didukung organisasi pemuda kini moncer namanya, awalnya didukung oleh tim solid yang mereka bentuk sejak merasakan adanya ketidak beresan pembangunan oleh Kades. Sucipto sejak awal ingin maju dan berpartisipasi dalan perhelatan Pilkades 2021.

Sucipto ini tercatat sebagai anggota TNI, mungkin karena panggilan jiwa sehingga mendaftar sebagai cakades. Sucipto dikabarkan sebagai penantang yang berpotensi unggul, karena mampu merangkul pemuda dan membangun kekompakan.

Dan penantang lainnya adalah Sumali dan Suwono pensiunan guru. Suwono ini dikenal juga sebagai petani sehingga banyak dikenal juga dari kalangan petani dan pemuda, ide-idenya selalu berusaha memajukan jaringan ekonomi guna peningkatan pendapatan para petani didesanya. “Orangnya sopan ramah dan baik gak pernah neko-neko, makanya kami ingin mendukung Pak Suwono agar nantinya dapat memimpin Desa Kesilir jadi lebih baik,” kata Didi, pemuda yang sangat berharap Suwono bisa menang di Pilkades kali ini.

Ternyata di Pilkades 2021 ini muncul tokoh-tokoh perempuan yaitu bu Ani dan Lilis mereka adalah perempuan yang aktif dalam acara yang berhubungan dengan kepentingan ibu-ibu. Perlu kita bedah sedikit latar belakang Bu bidan Ani yang mengabdikan diri menjadi tenaga medis bidan untuk kepentingan Kesehatan ibu dan anak. Kini beliau dinas di puskesmas pembantu jadi kiprahnya di desa dikenal oleh ibu-ibu sangat dimungkinkan suaranya nanti akan meraup suara mayoritas di Desa Kesilir.

Perempuan satunya adalah perempuan yang bekerja, selain sebagai ibu rumah tangga Lilis juga berwiraswasta. Sedikit banyak perempuan ini juga mengikuti percaturan politik di desanya mungkin juga ada pengalaman ketika pemilu 2019 kemarin, beliau mendukung anggota keluarganya Tri Sandi untuk mencalonkan menjadi anggota DPRD Kab. Jember dan hasilnya sukses.

Berlanjut di Pilkada Jember beliau termasuk yang mendukung Bupati Hendy untuk menang di arena pilkada. Bahkan disinyalir bahwa dua sosok perempuan ini sangat berpengaruh terhadap loyalis pendukung cakades lainnya termasuk Sucipto yang sejak awal diunggulkan oleh masyarakat, tetapi kini mengalami kegalauan bahkan ada kecenderungan beralih pada cakades dua perempuan.

Pantauan Jaker Desa dusun tegalbanteng akan pecah suaranya, karena terlalu banyak calonnya hal ini akan menguntungkan cakades yang bisa bekerja maksimal meraup suara dari warga dusunnya.

*Opini ini dibuat oleh Jaker Desa (Jaringan Kerja Masyarakat Pedesaan) yang dibina oleh Advokat Peradi Jember, Ali Safit Tarmizi,SH,MH dari AST LAW FIRM

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan