Penantang Muda Membayangi Kades Petahana di Arena Pilkades Sidomulyo 2021

Read Time:1 Minute, 58 Second

Penyebab trend elektabilitas suara petahana menurun nampak di pertengahan 2019. Dari data lapangan yang coba kita olah jika diruntut waktunya ada beberapa kejadian yang mungkin menjadi kepercayaan publik terhadap Toha mengalami penurunan.

Diawali dengan pembentukan dan bergeraknya GPS (Gerakan Pemuda Sidomulyo) bahwa para pemuda telah bersepakat untuk membangun desanya dan bekerja untuk menyelesaikan masalah yang dialami masyarakat secara bergotong royong. Berikutnya peristiwa karnaval desa, karena Kades dianggap tidak mendukung acara pemuda desa ini maka acara diselengarakan murni oleh pemuda. Meriahnya acara tersebut kemudian GPS mulai mendapatkan kepercayaan warga desa.

Berikutnya adanya pelatihan batik, lagi-lagi yang mengambil peran juga para pemuda dan pemudi bahkan sampai membikin rumah batik di Sidomulyo hingga memasarkan motif batik Sidomulyo. GPS diprakarsai oleh beberapa pemuda yang bersepakat untuk membangun desanya bahkan dari latar belakang yang beraneka latar belakang sosial ekonomi dan sikap politiknya.

Adalah Kamiludin salah satu pemuda yang moncer namanya, karena didukung oleh tim solid yang mereka bentuk bahkan sejak saat itu mereka bertujuan untuk berpartisipasi dalan perhelatan pilkades 2021. Kamiludin dikabarkan sebagai penantang yang berpotensi unggul, dia adalah pemuda yang aktif membangun kekompakan pemuda dan berusaha memajukan jaringan ekonomi guna peningkatan pendapatan para pemuda didesanya.

Bahkan disinyalir ada pemeriksaan penggunaan anggaran desa oleh pemeriksa keuangan dari pemerintah jember dan ada juga kabar penonaktifkan perangkat desa. Meskipun semuanya rumor namun pengaruh terhadap loyalitas pendukung Kades mengalami kegalauan bahkan ada kecenderungan meninggalkan Toha.

Mungkin rangkaian peristiwa ini yang menyebabkan trend Toha mengalami penurunan. Hal ini dinilai oleh sosok mantan kades sidomulyo yaitu Sudiono untuk mengambil ceruk pendukung Toha yang limbung. Dilanjutkan dengan kegiatan penggerogotan kekuatan figur Toha dimata pendukungnya semakin terlihat sistematis dilakukan oleh kekuatan LSM yang mencari celah kasus Toha bisa diangkat kepermukaan.

Dan pahlawan itu adalah Sudiono karena dianggap aktor yang membongkar kisah penggunaan anggaran yang tidak sesuai perencanaan. Kawan bergerak Sudiono selama ini ada Mas Slamet dengan entitas komunitas sholawatan di jember utara yang bersinergi kolaboratif dengan pendukung Sudiono merencanakan maju menantang kades petahana.

Pilkades Sidomulyo sudah ditandai oleh beberapa jejak dan langkah strategis Kamiludin dan Sudiono hal ini mengintrodusir kekuatan Toha sebagai petahana yang kini telah tidak menjabat sebagai Kades Sidomulyo karena habis masa jabatannya dan diganti Pj Kades. Jelas semakin membuat kekuatan Toha mengalami penurunan drastis jelang Pilkades 2021.

*Opini ini dibuat oleh Jaker Desa (Jaringan Kerja Masyarakat Pedesaan) yang dibina oleh Advokat Peradi Jember, Ali Safit Tarmizi, SH, MH dari AST & Partner

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan