Daun Kelor Penyerap Racun

Read Time:1 Minute, 14 Second

Daun kelor hijau berbentuk bulat lonjong, dan ukurannya yang kecil tersusun rapi pada sebuah tangkai, biasanya dimasak sebagai sayur untuk pengobatan.

Penelitian mengenai khasiat daun kelor telah dimulai sejak 1980, pada bagian daunnya, lalu kulit batang, buah dan bijinya. Pemanfaatannya banyak dilakukan oleh masyarakat pedesaan, dan kini karena hasil penelitian sudah semakin mudah diakses masyarakat terdidik di perkotaan mulai mengkonsumsi daun kelor dari pohon kelor ini.

Anak-anak dan bayi dalam masa pertumbuhan dianjurkan oleh Organisasi kesehatan dunia WHO untuk mengkonsumsinya, hal itu karena manfaat dari kandungan daun kelor yang besar, yaitu mengandung: • Potasium tiga kali lipat dari pada pisang.• Kalsium empat kali lipat daripada susu.• Vitamin C tujuh kali lipat daripada jeruk.• Vitamin A empat kali lipat lebih banyak dari pada wortel.• Dua kali lipat protein dari pada susu.

Daun kelor juga bermanfaat untuk menyerap racun , terutama dalam tubuh atau makanan yang terkena racun kimia. Daun kelor cukup aman ketika diminum dan digunakan dengan tepat. Daun, buah, dan biji-bijian mungkin aman bila dikonsumsi sebagai makanan. Tetapi , jangan untuk konsumsi akar tanaman kelor, yang dapat mengandung zat beracun. Kecuali untuk “bobok” obat luar kaki yang sedang ksleo, menurut informasi pengalaman dari orang yang ksleo khasiatnya mampu mengurangi rasa sakit akibat salah urat tersebut.

Ibu hamil harus dihindarkan mengkonsumsi tanaman kelor karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya, dikhawatirkan menyebabkan komplikasi selama kehamilan dan keguguran. Memang ada perbedaan pendapat mengenai hal ini, tetapi hal yang terbaik adalah menghindari konsumsi daun kelor saat sedang hamil atau menyusui.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan