Maruarar Berharap Penanaman Nilai Pancasila Terus Di Kampanyekan

Read Time:1 Minute, 49 Second

Bertepatan dengan peringatan Hari Pancasila 1 Juni 1945, JKM menggelar buka puasa bersama sekaligus diskusi dengan tema “Pancasila dan Islam.”di Restoran Handayani, Jakarta Timur, Sabtu (1/6/2019.

Hadir dalam diskusi ini sebagai pembicara mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP, Yudi Latif dan Ketua Umum Perhimpunan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi

Bahkan beberapa inisiator JKM terdiri dari mantan Ketua PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mulyadi P Tafsir, mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Benni Pramula, mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Kartika.

Mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Chrisman Damanik dan mantan Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) BM Karman. Berindak sebagai Dewan Pembina Bursah Zarnubi.

Dalam diskusi di depan puluhan peserta, Yudi Latif mengatakan bahwa Pancasila merupakan ideologi besar tentang inklusi sosial.
Pancasila mampu mengatasi ketegangan agama, suku, ekonomi, partai atau bahkan dikotomi antara global-lokal.
Menurut Yudi, ada tiga tata dalam sila-sila Pancasila. Pertama tata-nilai yang terkandung di dalam sila pertema, kedua dan ketiga.
Sementara sila keempat mengandung tata-kelola negara. Sedangka sila kelima mengandung di dalamnya tata-sejahtera.

“Ini menjadi kewajiban semua anak bangsa untuk merealisasikan tiga jenis tata dalam Pancasila ini,” ungkap Yudi.

Disisi lain Bursah menegaskan bahwa Pancasila dan Islam tak perlu dipertentangkan lagi. dan bila semua penganut agama menjalankan agamanya dengan baik, maka Pancasila juga akan baik.
Sebaliknya bila penganut agama berperilaku buruk, Pancasila juga akan menjadi buruk.

“Pancasila itu alat pemersatu. Tanpa Pancasila, kita pecah

Sementara Tokoh pemuda yang juga Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait mengapresiasi kelahiran Jaringan Kaum Muda (JKM) yang diiniasi oleh para aktivis Cipayung

“Saya mengapresiasi iniasi anak-anak muda aktivis dalam memperingati Hari Pancasila. Pancasila harus kita kampanyekan terus menerus sehingga menjadi nilai yang benar-benar tumbuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Maruarar.

Secara khusus, Maruarar juga mengapresiasi Bursah Zarnubi yang selalu dekat dengat para aktivis.
Kedekatan Bursah dengan aktivis pun sangat luas, bukan hanya lintas organisasi, melainkan juga lintar generasi.

Hal senada disampaikan mantan Ketua Umum KAMMI, Kartika. Menurut Kartika, Maruarar memiliki komitmen untuk merajut semua anak-anak muda. Maruarar tak henti-hentinya menjaga keragaman di antara anak muda.
“Persatuan Indonesia selalu menjadi komitmen Bang Ara,” puji Kartika.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan