Beras dan Air, Syarat Pindah Rumah Baru

Read Time:1 Minute, 46 Second

Pindah kerumah baru biasanya secara psikologis sedikit terganggu oleh kenangan dengan rumah lama. Aneh rasanya ketika akan menempati rumah baru walaupun rumah baru lebih bagus kondisinya dari yang lama. Tetapi mungkin rumah lama sudah menjadi bagian dari keseharian semacam kemistri.

Konon, kata orang-orang tua dulu pindah rumah tak boleh sembarangan, tetapi ada aturannya supaya terhindar dari malapetaka dan bahaya, juga agar keberuntungan selalu menyertai keluarga Anda di tempat baru. Ketika mau pindah rumah, pilihlah hari baik. Masyarakat Jawa Timur percaya bahwa pindah rumah tidak baik dilakukan saat musim hujan atau bulan puasa atau memilih hari lahir.

Dan pastikan semua hal di rumah baru sudah siap. Mulai dari perabotan, air, listrik, dan sebagainya. Dengan demikian Anda dapat langsung menempati dan beraktivitas seperti biasa. Hal ini penting dilakukan untuk untuk menghindari keributan yang disebabkan ketidaksiapan akibat pindah ke rumah baru.

Cukup logis karena pindah di musim hujan tentu akan merepotkan saat proses pengangkutan perabotan. Disarankan proses pindah rumah dilakukan sejak pagi dan berakhir tengah hari sekitar pukul 13.00, setelah itu adalah menggelar pengajian dan doa bersama sesuai adat, kepercayaan, dan agama masing-masing. Lakukan doa bersama di rumah baru beberapa hari sebelum pindah rumah dengan mengundang tetangga sekitar.

Mitos Ngangslupi Omah yaitu proses kulonuwun ijin pada penghuninya dengan membawa sejumput tanah dari rumah lama, sapu lidi, kendi, tikar, bantal dan guling disertai dengan lampu tempel ublik yang sudah menyala. Juga membawa beras dan air bersih dari rumah lama. Menurut Feng shui, beras melambangkan kemakmuran, sedangkan air melambangkan kelimpahan rezeki. Beras dan air bersih harus dibawa masuk lebih dahulu saat pindah rumah. Dan beras itu dicuci, kemudian air beras pusuhan tersebut dicipratkan disekeliling rumah.

“Ngangslupi omah itu cara Jawa sama dengan kulonuwun, bahwa kita akan menempati rumah baru. Percaya atau tidak bila hal ini dilakukan kita akan tenang,” kata Bu Mulyani ketika menceritakan pengalamannya mengantar anak-anaknya kerumah baru.

Prosesi ini diharapkan akan membawa Anda dan keluarga kerasan tinggal di rumah baru dan selalu dilimpahi banyak rezeki yang memberikan kemakmuran bagi keluarga sehingga kehidupan menjadi lebih baik. Dan dalam menjalani kehidupan dirumah baru tidak akan terganggu dengan suasana keghaiban dari penghuni lama yang merasa terganggu.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Beras dan Air, Syarat Pindah Rumah Baru

  1. beras nya di cuci dan air nya di buat cipratan rumah , lalu beras yg sdh di cuci nya di apa kan? maksud saya di buang , dimasak atau di simpan aja

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: