Prada Amad, Prajurit Pemanggul Jenderal Sudirman

Read Time:2 Minute, 17 Second

Kesetiaan dan penghormatan kepada pejuang negara. Itulah yang dicontohkan Amad. Salah seorang veteran perang angkatan 45. Bahkan, di hari ulang tahun ke-75 TNI, ia datang ke Bondowoso hanya untuk berziarah ke rekan seperjuangannya di taman makam pahlawan, Senin (5/10/2020).

Dilansir dari Times Indonesia usai berziarah ke TMP, ia kemudian berkunjung ke Markas Kodim 0822 Bondowoso. Selain untuk memberikan ucapan selamat, ia juga untuk bernostalgia. Sebab pada tahun 1954 ia pernah bertugas di Bumi Ki Ronggo.

Purnawirawan kelahiran 7 Februari 1927 ini, juga merupakan salah seorang prajurit pemanggul tandu Jenderal Sudirman. Usianya memang tak muda lagi, tapi semangatnya dan jiwa prajuritnya sangat luar biasa.

“Saya datang ke Bondowoso ini, untuk memberikan penghormatan kepada penerus di Kodim 0822 ini. Karena saya pernah bertugas di sini,” katanya.

Di HUT ke-75 TNI ia berharap, pemeritah memperhatikan para veteran perang yang masih hidup. “Di Jawa Timur sekitar sisa 17 orang yang hidup. Saya tadi ke makam pahlawan, bisanya hanya menangis,” katanya.

Sengaja ia datang ke Kodim 0822, untuk menemui para TNI sebagai penerus perjuangan. “Bukan untuk apa, tapi saya menyampaikan terima kasih, untuk penerus-penerus kita. Semoga sampai kapanpun negara kita aman,” ucapnya.

Dijelaskannya juga, saat ia tugas di Bondowoso namanya belum Kodim. Tapi masih PDM (Perwira Distrik Militer). Saat ini ia tinggal di Jalan Hayam Wuruk Baru 1/43 Surabaya Jatim.

Pria dengan pangkat terakhir Prajurit Dua (Prada) ini, juga menjelaskan, bahwa setiap 10 November dan 5 Oktober, ia rutin datang ke Bondowoso.

Informasi dihimpun, ia rutin datang ke Bondowoso saat tanggal tersebut. Bahkan ke tempat-tempat bersejarah di daerah lainnya. “Beberapa tahun lalu saya masih naik motor sendiri dari Surabaya ke Bondowoso. Tapi sekarang naik bis, karena umur saya sudah hampir 94,” paparnya.

Bahkan kalau ada rekan seperjuangannya meninggal. Ia pasti datang, dimanapun. “Sekarang ya!g masih berdekatan dan masih hidup seorang Kapten. Lainnya berjauhan. Itu yang lain di Bondowoso tidak ada,” jelasnya.

Di Kodim 0822 ia disambut oleh Dandim 0822 Letkol Infanteri Jadi, Ketua DPRD Ahmad Dhafir dan Kapolres Bondowoso. Amad berlinang air mata saat mengisahkan perjuangannya semasa jadi prajurit.

Sementara itu, Dandim 0822 Letkol Infanteri Jadi SIP mengatakan, bahwa ia tak menyangka kalau veteran perang, Prada Amad akan datang ke kodim Bondowoso.

“Nilai-nilai yang kita ambil dari beliau. Umurnya beliau sudah sekitar 93 tahun. Beliau masih semngat memberikan contoh kepada kita. Tidak diundang beliau, tapi datang sendiri. Nilai itu yang harus kita ambil,” kata Dandim Jadi.

Menurutnya, Purnawirawan Amad berharap, agar generasi penerusnya menjadi lebih baik. “Beliau juga menengok rekan-rekannya, dengan berlinang air mata di Taman Makam Pahlawan,” jelasnya.

Pemanggul tandu Jenderal Sudirman sekaligus veteran, Amad, mendapatkan penganugerahan Lecana Cikal Bakal Tentara Negara Indonesia, dari Presiden Soeharto pada tahun 1997 lalu. Serta penghargaan Bintang Gerilya dari Presiden Joko Widodo pada Tahun 2016 kemarin.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan