Gubernur Mengajak Kita Mendukung Gapura Sawah Tani, Hasil Karya Warga Batu Malang

Read Time:2 Minute, 36 Second

Gapura kemerdekaan milik Kota Batu Jawa Timur masuk sepuluh besar dalam ajang Festival Gapura Cinta Negeri. Karena itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur untuk vote gapura milik Kota Batu agar juara melalui website gapuracintanegeri.com paling lambat 27 Agustus 2019.

Gapura berbentuk Garuda Pancasila tersebut berhasil menyisihkan 1.793 partisipan festival yang dibagi dalam dua kategori yakni umum dan lembaga/instansi/perusahaan/organisasi. “Alhamdulillah, Kota Batu menjadi satu-satunya peserta asal Jawa Timur yang masuk 10 besar dalam kategori umum. Selamat kepada seluruh masyarakat Kota Batu,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya.

Khofifah mengatakan, capaian tersebut merupakan buah manis antusiasme masyarakat dalam bergotongroyong untuk berpartisipasi dalam Festival Gapura Cinta Negeri. “Kalau tidak ada semangat gotong royong dan kebersamaan rasanya gapura yang dibangun tidak akan sebagus itu, dan tidak mungkin juga jadi juara. Hal inilah yang perlu dicontoh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah menyelenggarakan Festival Gapura Cinta Negeri. Lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-74 RI ini memperebutkan piala dan hadiah uang bernilai total Rp1 miliar. Tidak hanya itu, bagi pemenang akan diundang khusus untuk betemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Khofifah menambahkan, setelah pemenang Festival Gapura Cinta Negeri diumumkan, maka seluruh pemenang akan memperebutkan kategori pemenang favorit yang akan dipilih melalui voting netizen. “Seluruh masyarakat Jawa Timur ayo vote gapura milik Kota Batu sebagai juara favorit di website gapuracintanegeri.com paling lambat tanggal 27 Agustus 2019. Tunjukan kalau Jawa Timur bisa ,” ujar Khofifah bersemangat.

Gapura Sawah Tani dikirim oleh Roni Sintiu, lokasi Gapura
Jalan Gelora Bunga, Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur. Sidomulyo adalah sebuah desa sentra petani tanaman hias yang berada di wilayah kota wisata Batu Provinsi Jatim.

Dalam festival Gapura Cinta Negeri ini, mereka warga Desa Sidomulyo berpartisipasi dan bergotong royong serta bahu membahu membangun Gapura non permanen dengan ide dasar merespon limbah tanaman kering (mati) yang selalu ada di kebun dan lahan kami sebagai bahan utama. Gapura ini kami beri nama “GAPURA SAWAH TANI” karena disamping bahan utama tersebut diatas lokasi Gapura pun tepat berada di jalan kampung yang membelah lahan pertanian.

Kami memilih lambang Negara Garuda Pancasila menjadi ikon Gapura sebagai penanda sekaligus pengingat bahwa menjaga ke-BHINEKAAN dalam bermasyarakat yang majemuk sangatlah penting. Bahan utama burung Garuda, kami pilih dari pelepah dan manggar (bunga) palem raja yang mengering/lapuk. Untuk Gapura bahan utama ranting, cabang maupun pohon. Berbagai jenis tanaman (kamboja, jambu, jeruk, cemara udang dll) yang telah mati sedangkan taman sebagai pelengkap Gapura adalah tanaman hias.

Untuk pembuatan Gapura ini melibatkan lebih dari 80 warga secara bergantian dan terjadwal selama 12 hari sedangkan yang tidak terlibat berpartisipasi dalam bentuk mengirim konsumsi selama proses pembuatan. Karena bahan utama dan akomodasi sudah terpenuhi, maka kami tinggal membutuhkan biaya tambahan untuk bahan penunjang (kabel, lampu, paku, kawat dll). Biaya tambahan Gapura ini sekitar Rp. 5,8 juta yang sumber dananya kami peroleh iuran sukarela dari warga.

“GAPURA SAWAH TANI” merupakan perwujudan kebersamaan, kegotong-royongan dari berbagai elemen masyarakat dan merupakan pintu gerbang untuk menjaga dan mencintai NKRI. DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE 74 ” RW 11 DESA SIDOMULYO KOTA WISATA BATU…. SDM UNGGUL INDONESIA MAJU ” MERDEKA..!!!

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan