KKN Unej Bekerjasama Dengan Bumdes Sumber Kalong,Wujudkan Sistem Tata kelola Wisata Kuliner Agrapana

Read Time:3 Minute, 17 Second

Wisata adalah sebuah tempat rekreasi untuk orang mengisi waktu liburan atau sebagai tempat penghilang stress. Wisata dapat berupa sebagai wisata edukasi, wisata alam, dan wisata kuliner. Nah, wisata yang akan dibahas kali ini adalah wisata yang terdapat di sebuah desa yang ada di Kabupaten Bondowoso, yaitu Desa Sumber Kalong. Desa Sumber Kalong terletak di Kecamatan Wonosari, Bondowoso. Desa Sumber Kalong memiliki tempat wisata baru yang berkonsep mengenai wisata kuliner yang namanya adalah wisata kuliner agrapana.

Wisata kuliner agrapana adalah wisata yang dimiliki oleh Desa Sumber Kalong, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso yang berkonsep tentang kuliner. Seperti konsep yang diberikan oleh wisata tersebut, wisata ini berkonsep tentang wisata kuliner yang di dalam wisata tersebut tidak hanya memberikan menu-menu makanan dan minuman khas saja, melainkan juga memberikan tempat yang nyaman dan pemandangan yang enak dinikmati sebagai teman menyantap makanan di tempat wisata tersebut. Wisata kuliner agrapana masih baru dibangun sekitar satu tahun yang lalu dan baru di resmikan pada tanggal 25 Desember 2019 kemarin. Wisata kuliner ini awalnya adalah hanya sebuah waduk tempat warga sekitar melakukan kegiatan sehari-hari seperti mandi dan mencuci pakaian. Namun, setelah pengangkatan kepala desa Sumber Kalong baru dua tahun lalu, yaitu Pak Suhrawi, waduk yang awalnya hanya sebagai tempat mandi dan mencuci warga, disulap menjadi tempat wisata yang bagus dan nyaman untuk tempat berkumpul dengan keluarga, teman, pacar, atau sekadar sebagai tempat penghilang stress setelah bekerja, maupun tempat untuk mengadakan rapat formal.

Wisata kuliner agrapana ini sudah dikelola oleh BUMdes Desa Sumber Kalong dengan memperdayakan pemuda-pemuda yang masih belum mempunyai pekerjaan sebagai pekerja di wisata kuliner agrapana.Total sudah ada 6 pekerja dengan 3 orang sebagai koki dan 3 orang lainnya sebagai pelayan.

“Insya Allah kita akan menambah anggota baru untuk pekerja di wisata kuliner agrapana ini, karena untuk yang menjaga parkir juga masih belum ada, kemungkinan penambahan pekerja sangat mungkin dilakukan, dan juga karena masih pada tahap perkembangan, wisata kuliner ini juga akan meningkatkan kualitas pelayanan”, ujar sekretaris BUMdes.

sementara andryan selaku mahasiswa KKN Unej menjelaskan bahwa persoalan ini Berangkat dari masalah yang diutarakan oleh mas Haris sebagai sekretaris BUMdes, kami sebagai mahasiswa KKN bekerja sama dengan BUMdes dan pekerja di wisata kuliner agarapana untuk meningkatkan pelayanan terhadap pengunjung. Dikarenakan wisata ini berkonsep wisata kuliner, maka pelayanan dan kenyamanan pengunjung adalah hal utama yang harus dilakukan. Sistem pelayanan awal yang dilakukan di wisata ini adalah ketika ada pesanan dari pengunjung, pesanan hanya dicatat di buku tulis biasa, dan fatalnya gazebo-gazebo apung yang ada di wisata kuliner agrapana masih belum ada nomornya. Jadi, setelah pengunjung memesan dan duduk di gazebo apung, sering terjadi kesalahan pengiriman dan lupa pesanan menu terhadap pengunjung, tentu ini akan sangat merugikan bagi wisata tersebut, sedangkan pengunjung di wisata ini sudah mulai banyak. Untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi, mahasiswa KKN UNEJ bekerja sama dengan BUMdes dan pekerja wisata kuliner agrapana untuk membuat sistem pelayanan yang mirip dengan sistem pelayanan yang ada di kafe. Sistem yang baru ini adalah dengan menaruh nomor-nomor disetiap gazebo apung, total ada delapan gazebo apung yang sudah siap untuk ditempati pengunjung sebagai tempat duduk untuk menyantap hidangan dan dua lainnya masih dalam tahap pembuatan. Setelah diberikan nomor-nomor pada gazebo apung, lalu pada tempat pemesanan akan disediakan nota untuk mencatat menu dan jumlah menu yang akan di pesan oleh pengunjung. Nota tersebut akan diberikan kepada pengunjung untuk dicatat menu apa saja yang akan dipesan dan di gazebo apung nomor berapa pengunjung tersebut akan duduk. Jadi, dengan sistem tersebut untuk masalah kesalahan pengiriman dan lupa menu yang dipesan pengunjung bisa diatasi

“sistem pelayanan ini sudah diterima oleh pihak BUMdes dan para pekerja wisata kuliner agrapana.Harapan untuk wisata kuliner agrapana ini adalah wisata ini dapat menarik pengunjung dengan pelayanan yang baik dan nyaman, dan duplikasi sistem pelayanan kafe ini adalah sebagai awal peningkatan pelayanan mutu untuk wisata kuliner agrapana, dan juga semoga wisata ini nantinya akan berkembang menjadi wisata kuliner unggulan di Kabupaten Bondowoso utamanya di Desa Sumber Kalong itu sendiri”.ujar andryan.

0 0

About Post Author

Besuki.id

Jalan suprapto 16
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Besuki.id

Jalan suprapto 16

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan